Teori adalah seperangkat azaz
tentang kejadian-kejadian yang didalamnnya memuat ide, konsep, prosedur dan
prinsip yang dapat dipelajari, dianalisis dan diuji kebenarannya. Teori belajar adalah suatu teori yang di dalamnya
terdapat tata cara pengaplikasian kegiatan belajar mengajar antara guru dan
siswa, perancangan metode pembelajaran yang akan dilaksanakan di kelas maupun
di luar kelas.
Berikut adalah perbedaan dan
pengkondisian klasik dan contohnya :
a. Generalization (generalisasi)
Generalization adalah pengaruh dari stimulus yang
baru untuk menghasilkan respon yang sama. Misalnya murid dimarahi
karena ujian biologinya buruk. Saat murid untuk ujian kimia dia juga
akan menjadi gugup karena kedua pelajaran tersebut saling berkaitan. Jadi murid
menggeneralisasikan satu ujian mata pelajaran dengan mata pelajaran yang lain.
b. Discrimination (diskriminasi)
Descrimination dalam pengkondisian klasik terjadi
ketika organisme merespon stimulus tertentu tetapi tidak merespon stimulus
lainnya. Dalam kasus murid yang mengikuti ujian di kelas, dia begitu
gugup saat menempuh ujian pelajaran bahasa Indonesia atau sejarah karena kedua
mata pelajaran tersebut jauh berbeda dengan mata pelajaran kimia dan biologi
c. Extinction (pelenyapan)
Suatu stimulus yang dikondisikan tidak diikuti dengan
stimulus tidak dikondisikan, lama kelamaan organisme tidak akan
merespon. Ini berarti bahwa respon secara bertahap
terhapus. Murid yang gugup mengikuti ujian akan mulai menempuh tes
dengan lebih baik,dan kecemasannya mereda.
Teori pengembangan klasik ini sangat membantu untuk
mamahami beberapa aspek pembelajaran dengan lebih baik dan juga membantu
memahami kecemasan dan ketakutan pada murid dalam proses belajar dan
pembelajaran .
Dan ketiga teori tersebut saling berhubungan . dan apabila
teori a dan b sudah hilang akan datanglah teori c yang akan menyama ratakan
segala mata pelajaran yang ada.
Tetapi apa yang dimaksud dengan
behavioristic ?
Teori Behavioristik merupakan teori dengan pandangan
tetang belajar adalah perubahan dalam tingkah laku sebagai
akibat dari interaksi antara stimulus dan respon. Atau dengan kata
lain belajar adalah perubahan yang dialami siswa dalam hal
kemampuannya untuk bertingkah laku dengan cara yang baru sebagai hasil
interaksi antara stimulus dan respon
Namun,bagaimana jika di dalam kelas
ada siswa yang tidak bisa menerima dengan baik teori teori tersebut ? Caranya,
adalah dengan cara memberi hukuman kepada siswa tersebut . atau tidak masalah
jika siswa tersebut tidak merespon dengan baik , tetapi dia harus tetap
mengerti dengan pelajaran yang diberikan guru nya.
Apa yang dimaksud dengan teori gestalt
? Gestalt adalah sebuah teori yang menjelaskan proses persepsi melalui
pengorganisasian komponen-komponen sensasi yang memiliki hubungan, pola, ataupun
kemiripan menjadi kesatuan.
Menurut Robert M. Gagne, ada 8 tipe
belajar, 2 diantaranya adalah yaitu:
1. Tipe belajar tanda
(Signal learning)
Belajar dengan cara ini dapat
dikatakan sama dengan apa yang dikemukakan oleh Pavlov. Semua jawaban/respons
menurut kepada tanda/sinyal.
2. Tipe belajar
rangsang-reaksi (Stimulus-response learning)
Tipe ini hampir serupa dengan tipe
satu, namun pada tipe ini, timbulnya respons juga karena adanya dorongan yang
datang dari dalam serta adanya penguatan sehingga seseorang mau melakukan
sesuatu secara berulang-ulang.
Komentar
Posting Komentar