Langsung ke konten utama

Peran Guru Dalam Proses Pembelajaran

Semua orang yakin bahwa guru memiliki andil yang sangat besar terhadap keberhasilan pembelajaran di sekolah. Guru sangat berperan dalam membantu perkembangan peserta didik untuk mewujudkan tujuan hidupnya secara optimal. Keyakinan ini muncul karena tidak semua orang tua memiliki kemampuan baik dari segi pengalaman, pengetahuan maupun ketersediaan waktu. Dalam kondisi yang demikian orang tua menyerahkan anaknya kepada guru di sekolah dengan harapan agar anaknya dapat berkembang secara optimal.A
Minat, bakat, kemampuan, dan potensi-potensi yang dimiliki oleh peserta didik tidak akan berkembang secara optimal tanpa bantuan guru. Dalam kaitan ini, guru perlu memperhatikan peserta didik secara individual, karena antara satu peserta didik dengan yang lain memiliki perbedaan yang sangat mendasar.
Guru, dalam proses pembelajaran, memiliki peran yang sangat penting. Bagaimanapun hebatnya kemajuan sains dan teknologi, peran guru akan tetap diperlukan.

guru harus mampu memaknai dan menjadikan pembelajaran sebagai ajang pembentukan kompetensi dan perbaikan kualitas pribadi peserta didik. Untuk kepentingan tersebut, dengan memperhatikan kajian Pullias dan Young, Manan, serta Yelon and Wenstein, dapat diidentifikasikan sedikitnya peran guru, antara lain :
  1. Guru sebagai pendidik
  2. Guru sebagai pengajar
  3. Guru sebagai pembimbing
  4. Guru sebagai pelatih
  5. Guru sebagai penasehat
  6. Guru sebagai pembaru (innovator)
  7. Guru sebagai model (uswah)
Guru memiliki tugas yang beragam yang berimplementasi dalam bentuk pengabdian. Tugas tersebut meliputi bidang profesi, bidang kemanusiaan dan bidang kemasyarakatan. Tugas guru sebagai profesi meliputi mendidik, mengajar dan melatih. Mendidik berarti meneruskan dan mengembangkan nilai-nilai hidup dan kehidupan. Mengajar berarti meneruskan dan mengembangkan ilmu pengetahuan dan teknologi. Sedangkan melatih berarti mengembangkan keterampilan-keterampilan pada siswa.

Tugas guru dalam bidang kemanusiaan adalah memposisikan dirinya sebagai orang tua ke dua. Dimana ia harus menarik simpati dan menjadi idola para siswanya. Adapun yang diberikan atau disampaikan guru hendaklah dapat memotivasi hidupnya terutama dalam belajar. Bila seorang guru berlaku kurang menarik, maka kegagalan awal akan tertanam dalam diri siswa.

Guru adalah posisi yang strategis bagi pemberdayaan dan pembelajaran suatu bangsa yang tidak mungkin digantikan oleh unsur manapun dalam kehidupan sebuah bangsa sejak dahulu. Semakin signifikannya keberadaan guru melaksanakan peran dan tugasnya semakin terjamin terciptanya kehandalan dan terbinanya kesiapan seseorang. Dengan kata lain potret manusia yang akan datang tercermin dari potret guru di masa sekarang dan gerak maju dinamika kehidupan sangat bergantung dari "citra" guru di tengah-tengah masyarakat.
Untuk tercapainya tujuan pokok pendidikan hendaklah peran pendidik tidak hanya berorientasi pada nilai akademik yang bersifat pemenuhan aspek kognitif saja, melainkan juga berorientasi pada bagaimana seorang anak didik bisa belajar dari lingkungan dari pengalaman dan kehebatan orang lain, dari kekayaan luasnya hamparan alam, sehingga dengan pementapan adanya tugas dan peran guru dalam dunia pendidikan khususnya dalam kegiatan proses belajar mengajar diharapkan guru dapat mengetahui tugas dan tanggungjawabnya sebagai pendidik dan diharapkan terjalinnya hubungan yang harmonis dengan para peserta didiknya sehingga harapan tercapainya tujuan pendidikan bisa dengan mudah terwujudkan.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Introduction to Linguistics

Hey , this is my second post . In here , i would like to explain to you all about linguistics based on the articles I've read before . Hope this post will useful for you ! What is Linguistics?   Linguistics is the science of language , including the sounds or signs, words, and grammar rules. Words in languages are finite, but sentences are not. It is this creative aspect of human language that sets it apart from animal languages, which are essentially responses to stimuli.  The rules of a language, also called grammar, are learned as one acquires a language. Knowing a language encompasses this entire system, but this knowledge (called competence) is different from behavior (called performance). You may know a language, but you may also choose to not speak it. Although you are not speaking the language, you still have the knowledge of it. However, if you don’t know a language, you cannot speak it at all. Here , I will explain to you all about some branches in lin...

About Me

    My name is Abdul Khaliq Rasyidi , You all can call me rasyid . I was born in Pekanbaru , Riau , Indonesia . April 25 , 1997 . My hobby I like most is listening to music. I started listening many kind of music when I was a little boy. I like many kind of music, especially I am interested in the US - UK songs . I am a student at The Faculty of teachers training and education in the university of Lancang Kuning,Riau. I have 2 brothers . 1 older than me , his name is Rauf , and 1 younger than me , his name is Erik . My dad work as a taxi driver , and my mom have no job .     Btw , At the faculty of teachers training and education i choose english department . Why? Because i want to be a good lecturer who can make everyone doesn't like english be a english lover. Mr.Budianto Hamuddin ( dosen introduction to linguistics saya ) asked to us ( Mahasiswa semester 2 bahasa inggris kelas B ) Mau jadi apa 10 years later ?  Ya tentu , all of us want to make our parents ...