A RAINBOW IN THE
DARKNESS CHAPTER I
Andre , ya namaku Andrean Oktovian .
Mahasiswa FKIP Pendidikan Bahasa Inggris di Universitas Lancang Kuning. Biasa
dipanggil Andre dan umurku sekarang 21 tahun.
Aku baru saja terbangun dari tidurku
. Hari senin , ya dimana semua orang akan beraktifitas seperti biasanya setelah
berakhir pekan. Pada pagi hari ini aktifitasku kuliah. Akupun mulai
bersiap-siap . Mandi setelah itu berpakaian . Setelah semua selesai akupun
keluar dari kamar tidurku dan langsung menuju meja makan untuk sarapan. Ku
lihat Ayah sudah duduk di kursi meja makan sambil menyantap nasi goreng dengan
sendok di tangan kanannya. Akupun langsung mengambil posisi duduk didepan Ayah
. Aku hanya tinggal berdua dengan Ayahku karena aku adalah seorang Piatu. Ibuku
sudah meninggal disaat usiaku genap 7
tahun , dan ibu meninggal karena kecelakaan.
Aku mengambil piring dan meletakkan
nasi goreng buatan Ayah keatas piringku . Ayah sangat pandai memasak , apalagi
sejak ditinggal oleh ibuku. Ayahku bekerja sebagai General Manager di salah
satu American fast food di Pekanbaru . Sesendok nasi goreng buatan Ayah telah
masuk ke dalam mulutku, tiba-tiba Ayah melontarkan pertanyaan “Gimana rasanya
sekarang sudah menjadi mahasiswa di hari pertama?” Tanyanya . “Ya sedikit
bahagia, suasana baru dan teman baru sudah menantiku” jawabku untuk pertanyaan
Ayah tadi. Ya , aku merupakan Mahasiswa baru semester pertama dan hari ini
adalah hari pertamaku untuk masuk kuliah.
Segera kuhabiskan makananku karena
jam sudah menunjukkan pukul 07.30 WIB , setengah jam lagi mata kuliah pertama
akan dimulai . Segera aku membereskan semua yang ada di meja makan, dan
langsung ke garasi rumah untuk mengambil sepatuku . Ayah pun sudah siap untuk
berangkat kerja dengan mengenakan jas berwarna hitam dipadukan dengan dasi
berwarna merah. Kucium tangan Ayah dan pamit untuk berangkat ke kampus.
Pagi ini sangat berbeda dari hari
lain, karena udara pada pagi hari ini sedikit segar dari hari biasanya.
Perjalanan dari rumah ku ke kampus memakan waktu kurang lebih sekitar 20 menit
. Di perjalanan aku hanya membayangkan bagaimana suasana di kelas nanti . “aku
harus mudah berbaur dan jangan menjadi seorang yang pendiam” dalam pikirku.
Akhirnya aku tiba di kampus, dan langsung menuju ke Fakultas FKIP. Suasana di
fakultasku sudah sangat ramai , parkiran motor terletak disebelah kanan pintu
gerbang FKIP. Segera kuparkirkan kendaraanku dan langsung bergegas mencari
kelas dengan nama Budi Utomo, karena jam sudah hampir menunjukkan pukul 08.00
WIB.
Aku mulai melangkahkan kakiku
kedalam kelas dan langsung mengambil posisi duduk di barisan kedua karena
disitulah kursi kosong terdekat dari tempatku berdiri . Pagi ini kami memulai
perkuliahan dengan belajar mata kuliah Structure I hingga pukul 09.30. Setelah
kelas selesai akupun langsung jalan menuju parkiran dan langsung pulang
kerumahku karena hari ini kami hanya punya satu jadwal saja.
Di dalam kelas tadi aku sudah
memiliki 2 teman baru , tidak terlalu dekat , tetapi kami sempat
berbincang-bincang. 2 orang itupun hanyalah orang yang duduknya bersebelahan
denganku. Namanya Yadi dan Irsyad. Yadi, Orang kelahiran Medan yang mempunyai
tinggi lebih dariku . Yadi pindah ke Pekanbaru karena orang tua nya yang
dipindah kerjakan . Berbeda dengan Irsyad , Orang jawa yang memang lahir di
Pekanbaru dan memiliki kulit sawo matang serta tingginya sedikit dibawahku .
Orangnya kurus dan cara bicaranya pun halus , tidak seperti Yadi seperti orang
Medan kebanyakan.
Haripun berlalu , Ayahpun pulang .
Bisa kulihat dari wajahnya , Ayah sangat lelah dan seperti orang yang banyak
pikiran. Kucium tangannya dan kulontarkan pertanyaan singkat dari mulutku “Hari
yang berat ya Yah?” tanyaku . “Tidak,hanya banyak kerjaan saja tadi , pusing
melihat orang ramai di store tadi , ramai sekali” jawab Ayahku dengan sedikit
senyuman . Ayahpun melontarkan pertanyaan seputar kuliahku tadi pagi “Gimana
dikampus ? Sudah dapat teman baru belum ? Enakan suasana di universitas bukan
ketimbang di SMA kemarin?” tanyanya. “ Ya begitulah , hanya beberapa orang saja
yang baru bicara denganku . maklum kan baru hari pertama , semuanya butuh
prosses yah” jawabku. Ayahpun langsung masuk ke kamarnya , mandi,sholat, dan
siap-siap untuk makan malam bersama.
Ya , that’s a routine activity that
happened in my home everyday. I just met my daddy in the morning before he go
to his work and in the evening after he come back from his work. Don’t think if
we didn’t have quality times. Sometimes, we go hangout on the weekend. We go to
our family’s home and sometimes just go out for eat. My daddy wont look for a
new woman because he can’t move on from my Mom , he still in love with my
Mother.
3 days have passed,today is
Thursday. Until now, my closes friend in campus just Yadi and Irsyad . Ya,
there is a girl and she like talk to me everyday, but not more close than Yadi
and Irsyad.Her name is Aini , a beautiful girl with white skin and brown eyes.
She was born in Pekanbaru and her house not far from Lancang Kuning University.
Thursday morning , I go to campus as usual . And every morning I must take
class attendance in administration room . And this is my daily activity before
enter the class.
After take the attendance , I go out
and I see a woman with broom and mop on her hands. She look at my face and then
she threw a smile at me from her face . I reply her smile , while I walking
towards to the class with attendance inside red map on my hand. After I sit in
class room , I thinking “ Who is she ?” I’ve never see her before” inside my
head. I still remember her smile , really similar with my Mother’s smile in the
photo that had my father put on his desk. Ah never mind , maybe tomorrow I will
see her again . After that I focus to study with Irsyad and Aini beside me ,
and Yadi sit in front of us . And I swear I will ask who is she and what is her
name if I met her again.
Komentar
Posting Komentar